Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Merawat Rem Mobil
#1
Merawat Perangkat Rem Mobil

SEBAGAI ujung tombak sistem pengendalian kendaraan, sudah selayaknya
perangkat rem mendapat perhatian lebih dari pengemudi. Walau bagian ini
jarang mendapat masalah, perawatan rutin harus tetap dijalankan untuk
memaksimalkan kerjanya.
Idelanya perangkat rem perlu dicek setiap kendaraan menempuh jarak
10.000 km. Ini untuk memastikan apakah komponen-komponennya masih dalam
kondisi sempurna. Selain itu, pembongkaran juga perlu untuk
membersihkan dari penumpukan debu di bagian kanvas, teromol, dan
cakram. Debu berpotensi menyebabkan goresan pada piringan atau teromol
tergores.

Sistem hidrolik rem pun secara rutin perlu
dibersihkan dan dilakukan penggantian. Ini perlu dilakukan, setidaknya
setelah kendaraan menempuh jarak 40.000 km atau kira-kira 2 tahun.
Penyebabnya adalah sifat higroskopis cairan rem yang membuatnya bisa
bereaksi dengan udara. Bila tidak cairan akan mengandung uap air.

Selain menimbulkan gelembung yang bisa menimbulkan korosi pada komponen
rem, juga membuat kerja rem tidak pakem. Bisa juga rem tiba-tiba macet
saat dipakai berulang-ulang karena tekanan udara di dalam minyak rem
akan naik. Penggantian cairan secara teratur juga akan memperpanjang
umur seal karet dalam sistem rem.

Budaya mengerem mendadak
harus dihilangkan kecuali dalam kondisi darurat. Penngereman mendadak
menyebabkan beban kerja rem semakin berat. Lakukan pengereman secara
bertahap, dibarengi perpindahan persnelling ke posisi lebih rendah
untuk memperpanjang usia kanvas rem.

Selain itu, hindari juga
menginjak pedal saat mobil berhenti di perempatan. Karena saat itu
piringan atau teromol dalam kondisi panas, jika pedal terus diinjak,
panas yang tersisa bisa merusak kanvas yang menempel. Akibat lain
proses pendinginan piringan atau teromol pun jadi terhambat.

Perangkat rem tidak perlu diganti bila tidak mengalami kerusakan. Namun
harus sering dibersihkan agar debu kanvas atau tromol tidak mengganggu
bagian lain. Yang harus kita perhatikan adalah, bila tiba-tiba
rangkaian rem mengalami keanehan.

Keanehan kerja perangkat
rem, dapat dipantau dengan sederhana, seperti merasakan kerasnya
injakan pedal rem dan memantau isi tandon minyak rem.

Penggantian komponen, mulai master, kanvas maupun break pad, hanya
perlu dilakukan bila bagian ini menunjukan kerusakan. Kerusakan
biasanya diawali dengan munculnya getaran berlebih saat melakukan
pengereman atau terasa lebih dalam katika Anda menginjak pedal rem.

[Image: Car%2520Care%25203.JPG]
Reply
#2
Quote:Selain itu, hindari juga
menginjak pedal saat mobil berhenti di perempatan. Karena saat itu
piringan atau teromol dalam kondisi panas, jika pedal terus diinjak,
panas yang tersisa bisa merusak kanvas yang menempel. Akibat lain
proses pendinginan piringan atau teromol pun jadi terhambat.

hehehe...
Kalau bunyi mendecit gimana tuh?
Reply
#3
Thanks infonya

Top
Reply
#4
Thanks TopTopTop
Reply


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Melihat Review Singkat Mobil Mobil Termurah Yang Pernah Ada aristanovie 5 729 10-05-2016, 03:24 PM
Last Post: kijang merah
  Seting Charger Untuk Merawat Baterai erick2 1 347 05-04-2016, 10:11 AM
Last Post: vixitev
  Tips Merawat Baterai Tamiya erick2 0 254 30-03-2016, 11:54 AM
Last Post: erick2

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)
Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2014 by Adimin | Fan Page | Group | Twitter | Google+ | Instagram