Thread Rating:
  • 28 Vote(s) - 3.07 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
NIMAZ DEWANTARY MENJADI KORBAN ADEGAN PERKOSAAN
#1
SUMBER : INDOFORUM.ORG


NIMAZ DEWANTARY MENJADI KORBAN ADEGAN PERKOSAAN


JAKARTA-INDOFORUM
Artis remaja Nimaz Dewantary kembali berakting. Dan tidak kepalang tanggung karena kali ini dia berperan sebagai korban perkosaan.
Awalnya artis yang dikenal karena film Candy ini menikmati peran diperkosa. Untuk menghayati adegan perkosaan itu, Nimaz banyak belajar dari
film, terutama film barat yang banyak adegan perkosaannya. "Saya pelajari mimiknya. Saya dengar teriakannya. Saya pelajari tangisannya.
Sialnya setelah sutradara bilang cut untuk adegan itu, saya masih terus diperkosa. Padahal, saya sudah mengatakan stop kepada mereka. Saya
sampai berdarah dan merasakan kesakitan yang luar biasa,"kata artis yang ikut berperan dalam sinetron berjudul Mutiara ini.


Banyak lho artis yang sms ikut prihatin dan mengaku pernah mengalami hal yang sama. Bahkan ada teman pemain sinetron yang sampai hamil akibat melakukan suatu
adegan perkosaan ,"ujar Nimaz Dewantary sambil berlinang air mata.


Kabarnya Nimaz dibayar dengan honor Rp. 8 Milliar untuk memerankan adegan perkosaan tersebut. Benarkah? "Kalau soal honor, saya nggak mau bahas ya.
Wajar saja jika saya berakting untuk adegan yang penuh resiko, saya mendapatkan imbalan yang sangat besar,"kata Nimaz yang mengaku takut bila adegan
perkosaan yang baru saja dialaminya berakibat pada kehamilan. [Indoforum]

http://www.indonesiaindonesia.com/attach...antary.jpg

http://www.indonesiaindonesia.com/attach...y-dara.jpg
Reply
#2
aduh...kasian deh.....ade.......
tp adegannya mana?
Reply
#3
Saya menduga.. berita itu 100% Bohong !!!
Mohon maaf, saya banyak berkecimpung didunia perfilman..
Sejak jaman Almarhum Usmar Ismail (Bapak Perfilman Indonesia) masih hidup..
Sejak masih pakai celana pendek.. bersama Rano Karno kecil.

Kebetulan, setelah Remaja saya juga bergaul dengan orang film dibelakang layar..
Kasus-kasus seperti ini sering direkayasa untuk mendongkrak penjualan tiket..
Untuk menarik perhatian publik dan rame-rame pada pengen nonton filmnya.

Contoh jadul adalah:
Film "CINCIN BERDARAH" yg dibintangi oleh Almarhum Muni Cader..
Pada film itu ada adegan, Muni Cader sedang pipis.. tiba-tiba dipatuk Ular Cobra !!
Dipatuk tepat pada "simelekete-nya" itu.. sehingga pingsan, dan dibawa ke Rumah Sakit.
Seminggu kemudian, ada tuntutan hukum dari Muni Cader terhadap Produsernya..
Termasuk jaminan asuransi, seandainya tidak sembuh atau malah impoten !

Begitulah.. selama berminggu-minggu itu jadi berita gossip hangat..
Banyak orang yg percaya, bahwa memang itulah yg terjadi.. semacam kecelakaan kerja.
Ketika itu, filmnya lumayan laris (sekitar tahun 70'an..).

Padahal, semua itu hanya rekayasa..

Begitu juga, bila ada berita seolah-olah ketika shooting film horor.. mereka diganggu ruh jahat..
Berita-berita seperti itu memang berguna untuk "penglaris"..
Reply
#4
setuju om prana..
hoax ya.
Reply
#5
setubuh dengan om prana ... :Top:
Reply
#6
om prana ternyata udah banyak makan asem ama garem ye...
Reply
#7
sedikit bumbu penyedap....
Reply
#8
setubuh ndan prana...
Grin
Reply
#9
iya nih.. bohong tuh, mana ada film Indonesia yg bikin adegan syur beneran. Yang ada kan cuman akting. Kalo diperkosa beneran ya si Nimaz ga usah belajar aktingnya lagi kan???
Reply
#10
masa sih ampe segitunya,, kayaknya gak mungkin banget deh...........Think

^_^
Reply


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Ini Dia 8 Artis Seksi Pemeran Adegan Vulgar Film Horor Indonesia gbookie 0 464 12-11-2015, 01:44 PM
Last Post: gbookie
  Cynthiara A. Dituntut Biayai Korban Seumur Hidup mr_happy_22 8 1.209 11-10-2015, 07:09 PM
Last Post: lasealwin
  Cantiknya Deasy Kitaro, Korban Hiperseks Vicky Prasetyo, Mantan Tunangan Zaskia Gotik indotren 3 1.068 20-11-2013, 03:20 PM
Last Post: OneTwo_Bet

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)
Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2014 by Adimin | Fan Page | Group | Twitter | Google+ | Instagram