Thread Rating:
  • 10 Vote(s) - 3.2 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kumpulan Ilustrasi Rohani
#1
2 Petrus 3:18
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.



Kisah ini berlangsung di Amerika ketika seorang pengembara tiba di tepi Sungai Mississipi, ia tidak menemukan jembatan. Untunglah saat itu musim dingin dan permukaan sungai besar itu membeku. Namun, pengembara itu ragu-ragu untuk melintasinya karena ia tidak tahu ketebalan lapisan es itu. Akhirnya, dengan sangat berhati-hati, ia merangkak di atasnya sampai ke bagian tengah.

Saat itulah ia mendengar suara nyanyian di belakangnya. Dengan hati-hati ia menoleh, dan ternyata dari tepi sungai yang berkabut, muncul pengembara lain, mengendarai kereta kuda penuh muatan. Kedua orang itu melintasi lapisan es yang sama, namun sampai ke seberang dengan cara yang berbeda. Mengapa demikian? Yang satu meragukan ketebalan dan kekuatan lapisan es itu; yang lain mengenalinya dengan baik.

Kira-kira seperti itu juga perjalanan iman kita. Kita memiliki obyek atau landasan iman yang sama: Tuhan Yesus Kristus. Namun, taraf pengenalan kita akan Dia berbeda-beda, dan hal itulah yang menentukan perjalanan iman kita masing-masing. Karena itulah firman Tuhan mendorong kita untuk bertumbuh dalam pengenalan kita akan Dia.

Tanpa pengenalan yang memadai akan Dia, kita memang bisa saja sampai ke seberang. Namun, kita tidak bisa menikmati perjalanan sambil bernyanyi-nyanyi; kita hanya bisa merangkak!

Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kita tahu cara terbaik mengerti kehidupan.

from : Jawaban.com
Reply
#2
Manajemen Stres

Matius 6:34
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri.
Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

Seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen stres. Dia mengangkat segelas air dan bertanya kepada mahasiswanya, "Seberapa berat Anda kira segelas air ini?" Para mahasiswa pun menjawab beragam, ada yang 20 gram sampai 500 gram. Sang dosen menjawabnya, "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama Anda memegangnya. Jika saya memegangnya selama satu menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama satu jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama satu hari penuh, mungkin Anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, bebannya akan semakin berat. Hal terbaik yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi."

Seringkali tanpa disengaja kita membawa beban hidup kita terus-menerus. Akibatnya, setiap hari kita cenderung merasa susah, kuatir, bahkan stres karena beban-beban itu rasanya menekan kita. Beban itu pun akan semakin berat karena kita cenderung mengkuatirkan hari-hari esok. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak menanggung kesusahan hari esok, kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Bahkan Tuhan sendiri meminta kita untuk menyerahkan segala beban yang kita tanggung kepada-Nya.

Cara memecahkan masalah adalah bukan dengan mempersoalkannya, tetapi bagaimana menyelesaikannya.
Reply
#3
thank you for reminding me... Grin
Reply
#4
(18-02-2009, 01:16 PM)justin timberlake Wrote: thank you for reminding me... Grin



You're Wellcome sir...! Peace
Reply
#5
Thanks, ndan...
so meaningful to me.. Top
Reply
#6

Pekerjaan yang Membanggakan

2 Korintus 10:15
Kami tidak bermegah atas pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain di daerah kerja yang tidak dipatok untuk kami.
Tetapi kami berharap, bahwa apabila imanmu makin bertumbuh, kami akan mendapat penghormatan lebih besar lagi di antara kamu,jika dibandingkan dengan daerah kerja yang dipatok untuk kami.



Kini, banyak pekerjaan yang bisa dilakukan oleh perempuan. Ada yang menjadi dokter, guru, pilot, wartawan bahkan presiden! Di mata anak-anak, pekerjaan ibunya justru merupakan sebuah kebanggaan. Naomi, yang ibunya bekerja sebagai guru playgroup berkomentar, "Aku bangga sama pekerjaan mama, soalnya mama bisa ngurusin anak-anak."

Ada orang yang bekerja karena perlu uang. Baginya, pekerjaan merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Ada juga yang menganggap pekerjaan sebagai sarana aktualisasi diri. Dengan pekerjaannya, ia merasa menjadi pribadi seutuhnya.

Tuhan mengajarkan bahwa pekerjaan adalah sarana untuk menyaksikan kasih-Nya kepada dunia. Alkitab memuat kisah orang-orang yang bekerja dengan profesional dan mencintai pekerjaannya. Misalnya, Bezaliel dan Aholiab sebagai tukang. Petrus sebagai nelayan dan bahkan budak perempuan yang tinggal di rumah Naaman. Pribadi-pribadi itu bangga dengan pekerjaannya. Melalui pekerjaannya, mereka memberkati orang sekitarnya dan memuliakan Tuhan.

Pekerjaan kita juga merupakan sebuah ungkapan hubungan kita dengan Dia. Mari, kita tempatkan pekerjaan kita menjadi sesuatu yang membanggakan baik bagi diri sendiri maupun bagi-Nya!

Bekerja adalah seni beribadah dengan cara yang lain. Berilah dampak kepada orang lain melalui pekerjaan Anda.
Reply
#7

Integritas Pribadi

2 Tesalonika 3:9
Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan
karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.



Seorang ibu membawa anaknya kepada Mahatma Gandhi untuk dinasehati agar menghentikan kebiasaan buruknya makan permen. "Tunggulah dua minggu lagi. Datanglah ke sini lagi sambil membawa anak ibu," pinta Gandhi. Ibu ini heran, megapa harus menunggu dua minggu lagi. Meski heran, ibu ini menuruti saja.

Dua minggu kemudian, ketika ibu dan anaknya datang, Gandhi langsung menasehati anak itu. Sang ibu mengucapkan terima kasih. Sebelum pamit, ibu itu masih penasaran mengapa dia harus menunggu dua minggu. "Selama dua minggu ini, saya berusaha menghilangkan kebiasaan buruk saya. Soalnya, saya juga gemar makan permen," jawab Gandhi.

Gandhi adalah orang yang punya integritas karena dia menjaga keselarasan antara perkataan dan tindakannya. Paulus mengerti benar pentingnya integritas ini. Sebagai rasul, sebenarnya dia berhak menikmati sokongan hidup dari jemaatnya. Namun Paulus memilih bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri. Dengan begitu, ketika menasehati jemaat di Korintus, dia bisa berkata lantang, "Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan." (2 Tesalonika 3:10)

Dengan integritas yang terjaga, tanpa banyak mengobral kata-kata pun, Anda bisa menuntun banyak orang datang kepada Kristus. Mereka bisa melihat wajah Kristus tergambar dalam tindakan dan perkataan Anda yang selaras.

Rantai kebiasaan terlalu lemah untuk dirasakan, tetapi membutuhkan komitmen kuat untuk mematahkannya.

Reply
#8
yang penting ini ndan..

Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kita tahu cara terbaik mengerti kehidupan.

nice share..GBU
Reply
#9

Kecuali Melalui Kita


Efesus 5:29-30
Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya,
sama seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah anggota tubuh-Nya.


Dalam Kisah Para Rasul 10:38, Petrus menggambarkan Tuhan kita sebagai "Yesus dari Nazaret yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik". Pelayanan dan kebaikan-Nya dinyatakan melalui tubuh duniawi-Nya. Setelah naik ke surga, Kristus tidak lagi memiliki tubuh di dunia kecuali melalui kita. Dengan kata lain, Dia tidak lagi memiliki tangan ataupun kaki di dunia ini kecuali anggota tubuh-Nya, yakni gereja. Oleh karena itu, jangan meremehkan pentingnya arti menjadi tubuh Kristus di dunia ini, baik secara rohani maupun jasmani.

Ada sebuah kisah tentang seorang anak kecil yang ditidurkan dalam sebuah kamar yang gelap. Karena ia sangat ketakutan jika ditinggal sendirian, sang ibu memberinya sebuah boneka sebagai teman tidur. Namun hal ini tidak berhasil dan ia memohon agar ibunya mau menemaninya. Ibunya mengingatkan bahwa ia sudah memiliki boneka dan Allah, sehingga tidak perlu merasa takut lagi. Tak lama kemudian anak itu mulai menangis lagi. Anak itu masih terisak-isak tatkala ibunya kembali ke sisinya. "Bu, saya ingin ditemani seseorang yang dapat saya pegang!"

Terkadang kita semua seperti anak kecil itu. Dalam kesendirian dan penderitaan, Kristus tidak melarang kita untuk memiliki "seseorang yang dapat kita pegang" (teman, sahabat, saudara ataupun kakak rohani) untuk menemani dan memberi perhatian kepada kita. Oleh karena itulah Dia mengutus kita untuk menjadi tubuh-Nya bagi sesama dan bagi dunia, dan berjalan berkeliling melakukan perbuatan baik. Oleh sebab itu, ingatlah hal ini: Kini Yesus tidak lagi memiliki tubuh secara jasmani di dalam dunia ini kecuali melalui kita!

Allah bekerja melalui kita untuk memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitar kita.
Reply
#10

Harus Dipecahkan


Markus 14:9
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia,
apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."



Perempuan itu mendekati Yesus dengan sikap yang cukup mengejutkan. Ia tidak datang untuk meminta bantuan. Ia tidak mengharapkan kesembuhan. Ia juga tidak ingin melihat tanda-tanda dan mukjizat. Ia datang untuk memberi sesuatu yang mahal harganya. Minyak narwastu murni yang ditempatkan dalam buli-buli pualam.

Yesus mempercayakan Roh-Nya kepada kita. Ia memberi kita talenta, karunia-karunia rohani dan segala berkat rohani di dalam surga (Yohanes 4:14). Namun, itu semua tidak akan memancar keluar dalam kehidupan kita kalau kita tidak memecahkan buli-buli itu. Buli-buli itu melambangkan tubuh kita, yaitu kedagingan kita. Sayangnya, orang Kristen sering lebih menyayangi buli-buli itu dan tidak membiarkannya hancur. Karena itulah kita didorong untuk mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup (Roma 12:1). Setelah buli-buli itu dipecahkan, minyak itu dicurahkan dan "bau minyak semerbak di seluruh rumah itu" (Yohanes 12:3). Baru setelah kedagingan kita dihancurkan, "bau" kita dapat tercium ke sekeliling kita, "menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana" (1 Korintus 2:14).

Dan Yesus menerima pemberian itu. Persembahannya yang dituduh orang sebagai pemborosan itu terus diberitakan di seluruh dunia sebagai bagian dari kabar baik.

Kapal yang berada di pelabuhan tetap aman, tetapi bukan itu tujuan kapal diciptakan
Reply


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Kumpulan Kata-Kata Ucapan Selamat Paskah 2015 Terbaru stylefashn 0 816 05-04-2015, 02:02 PM
Last Post: stylefashn
  wallpaper & music rohani (update) CROSS 54 18.045 08-11-2014, 02:10 PM
Last Post: TCD1
  Kumpulan Kesaksian (update) Martian 245 47.303 09-01-2013, 01:18 PM
Last Post: Martian

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)
Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2014 by Adimin | Fan Page | Group | Twitter | Google+ | Instagram